SAVE POLRI BLOG DETIK

  • Save KPK /
    16 Feb 2015

    Anak-anak Hingga Lansia Ramaikan Demo Dukung Komjen BG

    Jakarta - Aksi demonstrasi di depan Istana Negara diikuti oleh ratusan orang dari berbagai kelompok seperti Laskar Dewa Ruci, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat). Mereka mendesak agar Presiden Joko Widodo tetap melantik Komjen Budi Gunawan. Aksi ini didominasi oleh laki-laki. Namun tak sedikit perempuan yang ikut berdemo. Dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga nenek-nenek turut meramaikan aksi tersebut. Mereka mengenakan seragam loreng-loreng sesuai identitas kelompok masing-masing. Sementara sebagian lainnya tampak mengenakan kaos bermotif loreng-loreng dengan warna serupa. Para ibu yang membawa anaknya dan nenek-nenek memilih duduk di bawah pohon. Teriknya mentari membuat mereka kelelahan sehingga memutuskan untuk duduk di bawah p
  • Tak Berkategori /
    15 Feb 2015

    Penetapan Status Tersangka BG Sebenarnya Cacat Hukum

    www.tempo.co Hari ini, 9 Februari 2015 polemik KPK-Polri sampai pada babak sidang pra-peradilan yang diajukan Komjen Pol Budi Gunawan bersama tim kuasa hukumnya untuk menjawab status tersangka yang di sematkan KPK. Budi Gunawan yang ditetapkan KPK sebagai tersangka sesaat setelah beredar kabar Presiden Jokowi melalui hak prerogatifnya tunjuk Komjen Pol Budi Gunawan sebagai calon tunggal Kapolri gantikan Jendral Sutarman. Alasan Budi Gunawan dan tim kuasa hukumnya ajukan sidang pra-peradilan adalah sebagai alat koreksi atas penggunaan wewenang penyidik atau penegak hukum dalam hal ini tertuju kepada KPK. Praperadilan diatur dalam Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Menurut tim kuasa hukum Budi Gunawan, status tersangka yang disematkan KPK atas Komjen Pol Budi Gunawan c
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    BG Jadi Kapolri, Willy: KPK Harusnya Tahu Diri

    BG Jadi Kapolri, Willy: KPK Harusnya Tahu Diri Jika Tidak Dilibatkan Presiden JAKARTA - Gerakan Manusia Pancasila (GEMPA) mendukung Presiden Joko Widodo untuk segera melantik Kalemdikpol Komjen Pol Budi Gunawan menjadi Kapolri. “Pak Jokowi tidak usah ambil pusing dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),” demikian disampaikan Ketum GEMPA Willy Prakarsa, di Jakarta, Kamis (15/1/2015). Menurut dia, sistem Presidensial yang dijalani oleh Pemerintahan Jokowi-JK harus di apresiasi publik. Sebab, sistem Presidensial adalah yang taat pada UUD 1945 dan Pancasila, cukup unik dan dinamis Presiden Jokowi mengusulkan Komjen Pol Budi Gunawan (BG) sebagai Kapolri dengan melibatkan peran fungsi dari PPATK dan BPK lantaran hal tersebut diatur dalam UUD 1945. “Seharusnya KPK t
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    Jokowi Diminta Bikin Gebrakan untuk Bubarkan KPK

    JAKARTA - Prahara di dua lembaga hukum yakni Polri dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyita perhatian publik. Kini saatnya, rakyat menanti gebrakan Presiden Joko Widodo yang katanya menggunakan sistem Presidensial, guna mengakhiri polemik Polri dan KPK. “Sistem pemerintahan Jokowi-JK menganut Presidensial, artinya taat, patuh pada UUD 1945 dan Pancasila. Maka sudah saatnya Presiden Jokowi memulai gebrakan tersebut dengan cara membubarkan KPK,” tegas Ketua Umum Gerakan Manusia Pancasila (Gempa) Willy Prakarsa, di Jakarta, Kamis (29/1). Dijelaskan Willy, KPK adalah lembaga Adhok dan jelas-jelas tidak diatur dalam UUD 1945, artinya KPK adalah Inkonstitusional. Polri dan Kejaksaan adalah Institusi yang legal dan konstitusional, diatur dalam UUD 1945. Jika Pres
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    "Terkuaknya 'Kebusukan' Samad Oleh Mantan Penyidik KPK" by @TPK_RI

    TPK RI @TPK_RI29/01/2015 15:56:45 WIB Taraaam | Sebenarnya, kebusukan Abraham Samad sdh terendus sejak lama, setahun sejak dirinya dilantik sbg Ketua KPK.pic.twitter.com/u9MhRBSRlD TPK RI @TPK_RI29/01/2015 15:59:25 WIB 1. Pada Selasa, 27 Nop 2012, seorang mantan penyidik@KPK_RI mencurahkan keluh kesahnya di media. Dia adalah Hendy Kurniawan. TPK RI @TPK_RI29/01/2015 16:01:12 WIB 2. Hendy sudah 6 tahun bergabung dgn Lembaga Anti Rusuah tsb, sejak era Taufiequrahman Ruki, Antasari dan setahun bersama Abraham Samad. TPK RI @TPK_RI29/01/2015 16:03:36 WIB 3. Menurut Hendy, era Taufiequrahman dan Antasari taat thd standar operasional prosedur. Namun kondisi berbeda dirasakannya pada masa Samad. TPK RI @TPK_RI29/01/2015 16:06:29 WIB
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    Save Polri : Mahasiswa Solo Dukung Budi Gunawan jadi Kapolri

    Save Polri : Dukung Budi Gunawan jadi Kapolri, mahasiswa Solo bakar foto Abraham Mahasiswa se Solo Raya menuntut agar Komisi PemberantasanKorupsi (KPK) tidak terseret ke arus politik praktis dan tetap independen. Tuntutan tersebut disampaikan oleh mahasiswa yang tergabung dalam Relawan Nasional untuk Keadilan dalam aksi damai, di Bundaran Gladak, Kamis (22/1). Selain berorasi, mahasiswa juga membakar foto ketua KPK Abraham Samad. Mereka menyoroti kinerja KPK yang penuh muatan politis saat menetapkan calon Kapolri pilihan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Komjen Budi Gunawan sebagai tersangka, rekening gendut. KPK tidak boleh terseret dalam politik praktis. Mereka harus tetap pada jalurnya, karena selama ini sudah mendapat kepercayaan dari rakyat untuk memberantas pelaku koruptor di In
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    Aliansi Mahasiswa Anti Kriminalisasi Dukung Budi Gunawan Jadi Kapolri

    Budi Gunawan enam hari lalu ditetapkan KPK menjadi tersangka padahal tokoh yang satu ini merupakan calon tunggal pilihan Presiden Joko Widodo pengganti Kapolri lama Sutarman. Dalam sebuah orasi di Titik Nol Km siang ini, Muhammad Ulil Arhab selaku korlap dari Aliansi Mahasiswa Anti Kriminalisasi (AMAK) menuntut KPK untuk mawas diri. “Kami menilai KPK telah terbawa arus politik praktis yang tak sehat karena dengan mudah menjegal Budi Gunawan sebagai Kapolri,” ungkapnya. Dalam orasi tersebut pihaknya menuntut KPK harus independen serta profesional, mendukung hak prorogatif presiden serta menghormati hasil keputusan DPR. Lebih lanjut, ia juga mempertanyakan legal standing kewenangan KPK. Jika dilihat dari fakta hukum dari Mabes Polri yang telah melakukan pemeriksaan kepada Bud
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    Save Polri :Inilah Saksi Palsu shg Bambang Widjojanto Wakil Ketua KPK

    Save Polri :Inilah Saksi Palsu shg Bambang Widjojanto Wakil Ketua KPK ditangkap Polisi
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    Kabar pengucuran anggaran KPK untuk sejumlah LSM anti-korupsi

    Kabar pengucuran anggaran KPK untuk sejumlah LSM anti-korupsi direspons Presiden Lumbung Informasi Rakyat (Lira) Yusuf Rizal. ”Kita mendesak BPK melakukan audit anggaran KPK, khususnya dugaan saweran untuk LSM anti-korupsi,” papar Yusuf kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (31/01/2015). Desakan agar BPK melakukan audit terkait isu kucuran dana anggaran 2011-2013 sebesar Rp 30 miliar kepada 31 LSM, pegiat anti-korupsi semisal ICW, Pukat UGM, dan banyak lagi. ”Kalau benar, ini menyalahi aturan dan harus diproses hukum,” tegasnya. Desakan audit terhadap KPK ini bukan dalam rangka kriminalisasi terhadap lembaga anti-rasuah itu. Namun lebih kepada penegakkan tata kelola keuangan di lembaga negara agar akuntabel. ”Dana bansos saja pertanggungjawabannya harus je
  • Tak Berkategori /
    1 Feb 2015

    save polri : LIRA MINTA BPK AUDIT KPK TERKAIT DANA BUAT LSM

    LIRA MINTA BPK AUDIT KPK TERKAIT PENGUCURAN DANA KE 31 LSM RP. 30 M Jakarta (Liranews) Dewan Pimpinan Pusat ( DPP) LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) audit keuangan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) terkait adanya dugaan pengucuran dana senilai Rp. 30 Milyar ke 31 LSM, Penggiat Anti Korupsi, seperti ICW (Indonesian Corruption Watch), Pukat, dll. Jika ini menyalahi aturan perlu diproses secarahukum. Pengucurah dana ini menurut informasi yang diperoleh LIRA dilakukan sejak tahun 2011-2013. Setiap tahunnya dikucurkan Rp. 10 M dan disebar ke 31 Komunitas LSM Anti Korupsi. Jika benar rata-rata per tahun KPK menyusui LSM itu sebesar Rp. 350 jutaan. Luar biasa besar itu, tegas Presiden LIRA, HM. Jusuf Rizal kepada awak media ketika diminta tanggapannya

Author

Recent Post

Recent Comments