SAVE POLRI BLOG DETIK

  • Tak Berkategori /
    29 Jan 2015

    Polisi tidur untuk jaga keselamatan di jalan raya..

    Polisi tidur atau disebut juga sebagai Alat Pembatas Kecepatan adalah bagian jalan yang ditinggikan berupa tambahan aspal atau semenyang dipasang melintang di jalan untuk pertanda memperlambat laju/kecepatan kendaraan. Untuk meningkatkan keselamatan dan kesehatan bagi pengguna jalan ketingginya diatur dan apabila melalui jalan yang akan dilengkapi dengan rambu-rambu pemberitahuan terlebih dahulu mengenai adanya polisi tidur, khususnya pada malam hari, maka polisi tidur dilengkapi dengan marka jalan dengan garis serong berwarna putih atau kuning yang kontras sebagai pertanda. Akan tetapipolisi tidur yang umumnya ada di Indonesia lebih banyak yang bertentangan dengan disain polisi tidur yang diatur berdasarkan KeputusanMenteri Perhubungan No 3 Tahun 1994 dan hal yang demikian ini bahk
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Menko Polhukam sebut pimpinan KPK kekanak-kanakan

    Tedjo Edhy Purdijatno. 2014 merdeka.com/dwi narwoko Merdeka.com - Menko PolhukamTedjo Edhy Purdijatnomengingatkan pimpinanKPK untuk tidak mengeluarkan pernyataan yang menyudutkan pihak lain terkait kasus yang dialamiBambang Widjojanto. “Pertemuan kemarin diKPK maupun pertemuan di polri kan diharapkan tdk terjadi suatu pernyataan-pernyataan yang menyudutkan apalagi menyatakan ingin… Pokoknya anulah… Tidak boleh seperti itu.Harus menenangkan. Jangan membakar-bakar massa, mengajak rakyat ‘ayo rakyat, kita ini’ enggak boleh begitu itu. Itu suatu pernyataan sikap yang kekanak-kanakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Dia akan didukung, konstitusi mendukung, bukan dukungan rakyat yang enggak jelas itu. Konstitusi yang mendukung,” kata Tedjo di kompleks Istan
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Bobroknya KPK diungkap seorang profesor

    Dialog Perang Lawan Korupsi ROMLI ATMASASMITA Guru Besar Emeritus Universitas Padjadjaran Pertanyaan pertama dalam dialog perang melawan korupsi adalah apakah situasi Indonesia dalam pemberantasan korupsi berada dalam keadaan perang atau damai (penegakan hukum)? Jawaban yang tepat bahwa saat ini kita tengah berada dalam situasi perang, bukan penegakan hukum. Dari mana diketahui hal ini? Jawabannya dari cara KPK melakukan tugas dan wewenangnya yang luar biasa karena hasil penyelidikan KPK entah melalui sadapan atau rekaman pembicaraan atau karena laporan pengaduan masyarakat dengan cepat KPK dapat menetapkan seseorang menjadi tersangka. Bagaimana dengan hak orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, dengan cepat KPK selalu mempersilakan menggunakan hak tersangka berdasarkan KUHAP, t
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Polisi Bongkar Penipuan SMS Berhadiah

    Polda Metro Jaya membongkar kasus penipuan yang berkedok undian berhadiah. Hal ini menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait maraknya SMS penipuan yang banyak merugikan pelanggan. Kali ini polisi dibantu oleh operator Telkomsel. Sebanyak 15 pelaku beserta 32 unit telepon genggam, puluhan SIM Card, buku catatan nomor-nomor sasaran, 24 kartu ATM, dan uang tunai Rp 3,5 juta, telah diamankan sebagai barang bukti oleh pihak kepolisian. “Atas keberhasilan dalam menguak penipuan berkedok undian SMS berhadiah, kami berterima kasih pada Polda Metro Jaya. Ini bagian dari upaya kami untuk melindungi pelanggan dari kemungkinan penipuan,” sebut GM Corporate Communications Ricardo Indra dalam surat elektronik, Jumat (23/4/2010). Kasus penipuan berkedok undian berhadiah memang marak
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Keberhasilan Bareskrim Polri Ungkap Kasus Korupsi Sepanjang 2014

    Foto dok google Jakarta, EKSPOST.COM - Polri menempatkan penegakkan hukum tindak pidana korupsi sebagai prioritas utama, dan bersama-sama aparat penegak hukum lainnya yakni KPK dan Kejaksaan, secara bersinergi terus berupaya meningkatkan kuantitas dan kualitas penegakkan hukum tindak pidana korupsi. Dari data yang diperoleh Liputan6.com, Senin (5/1/2015), Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dit Tipidkor) Bareskrim Polri dan jajarannya dalam mengungkap perkara Tipidkor sepanjang 2014 mengalami peningkatan signifikan dibanding pada 2013. Penyidikkan kasus korupsi pada 2013 sebanyak 1.226 perkara, sementara pada 2014 mencapai 1.612 kasus, atau naik 40%. Dit Tipidkor Bareskrim Polri pada 2014 melakukan penyidikkan 41 perkara. Sebanyak 27 perkara selesai atau 117% dari 23 perkara yang
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Presiden SBY Apresiasi Keberhasilan Polri

    Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memberikan apresiasi kepada Polri atas keberhasilan melumpuhkan Noordin M. Top. “Patut disyukuri, Densus 88 sudah kerja sangat keras dan berhasil lumpuhkan pemimpin atau dalang teror yakni Noordin M. Top dan sejumlah teroris lainnya,” kata Presiden Yudhoyono. Pernyataan di atas dikeluarkan Presiden saat acara ramah tamah dan buka puasa dengan wartawan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/9) malam. Kepala Negara menjelaskan, hal itu adalah prestasi yang baik karena Noordin bersama Azahari telah memimpin aksi teror di dalam negeri. “Saya ucapkan selamat dan terima kasih,” kata Presiden. Meski Noordin telah dilumpuhkan, Menurut Presiden Yudhoyono, tidak berarti sel-sel yang di Indonesia dan Asia Tenggara sudah lumpuh. Kepa
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    CATATAN KEBERHASILAN POLRI

    Era reformasi Clan demokratisasi yang bergulir cepat telah menggugah kesadaran seluruh komponen bangsa untuk melakukan pembenahan dan pembaharuan atas berbagai ketimpangan dan hal-ha yang dianggap tidak profesiona serta proporsiona .Wacana yang sama juga berkembang di lingkungan Polri. Hal ini tidaklah mengherankan karena kepolisian sejatinya merupakan cerrmin dari tuntutan dan harapan masyarakat akan ketertiban, keamanan dan ketentraman. Oleh sebab itu dinamika kepolisian harus sejalan dengan aspirasi dan perkembangan yang tumbuh dalarn masyarakat, terutama menyangkut persepsi penegakan hukum dan kepolisiannya. Untuk menyikapi perkembangan tuntutan dan harapan dari masyarakat, maka Polri segera menggulirkan konsepsi Reformasi Polri pada 3 (tiga) aspek perubahan yakni aspek struktural,
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Penembakan Terhadap Polisi karena Polri Sukses Tumpas Kejahatan

    Sesepuh Polri Komjen Purn Noegroho Djajusman prihatin dengan kejadianpenembakan sejumlah anggota polisi oleh orang tidak dikenal. Dia mengatakan bahwa teror yang ditujukan kepada polisi ini menandakan bahwa Polri berhasil dalam menumpas kejahatan, sehingga ada pihak-pihak yang tidak senang dengan aksi polisi menumpas kejahatan. “Ini memberikan gambaran keberhasilan Polri mengatasi kejahatan, kemudian munculnya reaksi kepada pelaku kejahatan yang masih bebas. jadi ini reaksi atas suksesnya polisi menumpas kejahatan,” kata Noegrono saat berbincang denganOkezone, Selasa (20/8/2013). Logika saya, lanjut Mantan kapolda Metro Jaya ini, orang yang membenci polisi adalah mereka yang kerap melakukan pelanggaran, dan tidak suka dengan sikap polisi memberantas
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Selama Empat Tahun, Polri Tangkap Seribu Terduga Teroris

    Sepanjang tahun 2000 hingga Oktober 2014, Polri telah menangkap 1.000 terduga pelaku terorisme. Berdasarkan catatan Polri, dari 1.000 terduga pelaku terorisme itu 97 tersangka meninggal di lokasi kejadian, 12 pelaku bom bunuh diri, tiga pelaku dieksekusi mati dan 27 lainnya dalam proses penyidikan. Kemudian ada pula 296 orang yang divonis pengadilan, 28 orang berproses di persidangan, 451 telah bebas dari hukuman dan 86 dikembalikan ke keluarga. Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Ronny F Sompie mengatakan khusus selama 2014, Polri berhasil menangkap 78 pelaku terorisme. “Delapan di antaranya meninggal dunia karena melakukan perlawanan saat ditangkap. Sedangkan tersangka lainnya dilakukan proses penyidikan oleh Densus 88 Anti Teror,” kata Ronny, Minggu (4/1/2015).
  • Tak Berkategori /
    26 Jan 2015

    Polri Tangkap Seribu Terduga Teroris Selama 4 Tahun

    Mabes Polri menegaskan sudah berhasil menangkap seribu terduga teroris dalam kurun waktu 2000 hingga 2014 atau 14 tahun. Menurut Kapolri Jenderal Sutarman, jumlah itu terdiri dari 97 tersangka yang tewas di lokasi penangkapan, 12 orang pelaku bom bunuh diri, 3 orang dieksekusi hukuman mati, 27 orang dalam proses penyidikan. Kemudian, 296 orang telah divonis pengadilan, 28 orang proses persidangan, 451 orang telah bebas dari hukuman, dan 86 orang dikembalikan kepada keluarga. Sutarman menjelaskan, dalam kurun waktu 2000-2014 itu pula sebanyak 166 aksi terorisme terungkap. Dijelaskan Sutarman, dari jumlah itu lima aksi yang besar adalah kasus bom Bali 2002 yang menyebabkan 202 korban meninggal dan 325 luka-luka. Kemudian, bom hotel Marriot pada 2003 mengakibatkan 13 meninggal dunia dan

Author

Recent Post

Recent Comments