SAVE POLRI BLOG DETIK

  • Save KPK /
    16 Feb 2015

    Anak-anak Hingga Lansia Ramaikan Demo Dukung Komjen BG

    Jakarta - Aksi demonstrasi di depan Istana Negara diikuti oleh ratusan orang dari berbagai kelompok seperti Laskar Dewa Ruci, Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Pembela Kesatuan Tanah Air (Pekat). Mereka mendesak agar Presiden Joko Widodo tetap melantik Komjen Budi Gunawan. Aksi ini didominasi oleh laki-laki. Namun tak sedikit perempuan yang ikut berdemo. Dari anak-anak, remaja, ibu-ibu hingga nenek-nenek turut meramaikan aksi tersebut. Mereka mengenakan seragam loreng-loreng sesuai identitas kelompok masing-masing. Sementara sebagian lainnya tampak mengenakan kaos bermotif loreng-loreng dengan warna serupa. Para ibu yang membawa anaknya dan nenek-nenek memilih duduk di bawah pohon. Teriknya mentari membuat mereka kelelahan sehingga memutuskan untuk duduk di bawah p
  • Save KPK /
    15 Feb 2015

    Kaligis Heran Kenapa KPK Kok Tidak Bisa Dikritik

    Pengacara dan praktisi pukum OC Kaligis melontarkan sindiran terhadap KPK. Menurut dia, selama ini KPK seolah tidak ingin menerima kritik terhadap sejumlah kesalahan prosedur yang dilakukan dalam penegakan hukum. “Kenapa KPK tidak boleh diawasi. Malaikat aja diawasi sama Tuhan. Apalagi KPK. Jadi kalau ada oknum KPK yang buat salah tidak boleh dikritik. Bagaimana bisa begitu,” kata Kaligis di kantornya, Jakarta Pusat, Minggu, (16/2). Kaligis kemudian membeberkan sejumlah kesalahan prosedur yang dibuat KPK. Terutama dalam penetapan tersangka terhadap calon Kapolri Komjen Budi Gunawan. Menurutnya, penetapan tersangka itu dilakukan secara mendadak tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu sejak kurun tahun 2004-2014. Budi, kata dia, tidak pernah diperiksa dalam tahap penye
  • Save KPK /
    15 Feb 2015

    OC Kaligis: Sudah Saatnya Kebohongan KPK Terbongkar

    Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap mulai kehilangan rule dalam menghadapi konflik yang terjadi dengan Polri. Lembaga antirasuah itu selalu menggunakan sentimen publik untuk mencari perhatian. Seolah-olah KPK itu selalu benar dan suci, tidak mau ada yang mengkritik dan mengawasi. Malaikat saja diawasi Tuhan, kenapa KPK tidak mau diawasi? terang advokat senior OC Kaligis dalam keterangannya kepada wartawan Jumat malam (13/2). Dia menjelaskan bahwa saat ini KPK selalu menggunakan parlemen jalanan untuk menutup-nutupi kekurangannya. Akibatnya, apa yang dialami KPK juga berimbas kepada masyarakat. Apa yang terjadi merupakan kebohongan publik yang dilakukan KPK, beber Kaligis. Menurutnya, posisi Ketua KPK Abraham Samad saat ini sudah termasuk melakukan pelanggaran. Misalnya, keb
  • Save KPK /
    15 Feb 2015

    Malaikat Saja Diawasi Tuhan, Kenapa KPK Tak Mau Diawasi

    JAKARTA - Berbagai kritik datang bertubi-tubi ke KPK. Kali ini dilancarkan pengacara senior OC Kaligis. Menurut dia, lembaga antirasuah itu selalu menggunakan sentiment publik untuk mencari perhatian. Bahkan dia menyebut KPK seolah-olah selalu benar dan suci dan tidak ingin dikritik dan diawasi. Malaikat saja diawasi Tuhan, kenapa KPK tidak mau diawasi? kata Kaligis, Jumat (13/2). Dia juga menyayangkan anggapan publik yang seolah menilai KPK tanpa cacat. KPK, kata dia, selalu mencari-cari dukungan masyarakat untuk turun ke jalan. Itu semua, lanjut Kaligis, untuk menutupi kekurangan KPK. Menurutnya, kini persoalan-persolan yang membelit KPK menimbulkan banyak keresahan di kalangan publik. Dia lantas mencontohkan permasalahan yang membelit Ketua KPK Abraham Samad. Ya, menurut Plt
  • Save KPK /
    15 Feb 2015

    Abraham Samad Transfer Feriyani Lim Rp 2 Miliar Enak Banget Tuh..

    tribunnews.com Skandal hubungan gelap antara Ketua KPK, Abraham Samad, dengan Feriyani Lim yang belakangan ini santer diberitakan berhasil temukan fakta baru. Berdasar penelusuran bukti transfer rekening, Feriyani Lim diketahui telah terima aliran dana yang mencapai hingga angka Rp 2 Miliar dari seseorang berinisial IK. Dugaan aliran dana miliaran rupiah dari IK ini diduga berasal dari ketua KPK Abraham Samad. Abraham Samad kirim uang melalui rekening atas nama istrinya, IK, menggunakan sebuah bank terkemuka. Rekening milik IK ini diduga dibuat tanpa sepengetahuan pemilik aslinya. Berdasar penelusuran catatan bukti rekening Feriyani, setiap bulan Feriyani selalu terima transfer uang dari rekening IK antara Rp 20 juta hingga Rp 30 juta. Ketua Umum Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (
  • Save KPK /
    15 Feb 2015

    Dukung KPK, Ibu-ibu Ngaku Dibayar 50 ribu

    Save KPK. Sekitar 50 ibu-ibu dan juga anak kecil mendatangi Gedung Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kamis (12/2). Kedatangan mereka dalam sidang praperadilan Komjen Budi Gunawan justru mendukung KPK. Sambil berteriak, Save KPK jangan kriminalisasi pimpinan KPK, ibu-ibu ini juga membawa spanduk bertuliskan dan ikat kepala Save KPK. Save KPK, Save KPK, selamatkan KPK, teriak ibu-ibu yang dipandu oleh orator aksi. Aksi yang berlangsung selama 30 menit ini berujung ricuh, ibu-ibu tersebut tiba-tiba marah dan berteriak makan-makan. Mana makanan kita, katanya dapat makan, kita dari pagi bawa anak kecil, katanya dikasih makan, kami kelaparan, teriak ibu-ibu kompak. Tentu teriakan mereka mengundang perhatian media, beberapa wartawan yang tengah meliput menghampirinya dan menanyakan. Ko

Author

Recent Post

Recent Comments